Presiden Prabowo Penuhi Wasiat Tak Tersampaikan Affan kepada Sang Ibu

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mendatangi rumah duka almarhum Affan Kurniawan di Jalan GG Asem kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025) malam. Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 21.53 WIB itu dilakukan untuk menyampaikan belasungkawa langsung kepada keluarga korban sekaligus menyerahkan bantuan rumah.

Affan, pemuda berusia 21 tahun yang bekerja sebagai pengemudi ojek online, meninggal dunia usai terlindas kendaraan taktis Barracuda milik Brimob Polri saat kericuhan di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Kamis (28/8).

Bacaan Lainnya

Presiden datang ditemani sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menko PMK Pratikno, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Ahmad Riza Patria, mengatakan pemberian rumah itu merupakan bentuk pemenuhan cita-cita Affan untuk sang ibunda, Herlina.

“Bapak hadir langsung, menyampaikan belasungkawa, mendengarkan keluhan keluarga, sekaligus memenuhi harapan mereka, termasuk rumah,” ujar Riza di depan rumah duka.

Kisah Hidup Penuh Perjuangan

Affan dikenal sebagai sosok pekerja keras. Putus sekolah di usia 14 tahun, ia pernah bekerja sebagai penjaga portal sebelum akhirnya menjadi pengemudi ojek online. Dalam keterbatasan, ia tetap berusaha menghidupi keluarganya.

Tak hanya itu, Affan juga sempat membeli sebidang tanah di Lampung dan sebuah sepeda motor untuk adik perempuannya. Cita-citanya sederhana: ingin membahagiakan ibunda dan adik-adiknya.

Dinilai sebagai Respons Pemerintah

Meski demikian, di balik langkah pemerintah memberikan bantuan, sejumlah pihak menilai kehadiran Presiden sekaligus bantuan rumah itu tak lepas dari upaya meredam amarah publik yang meluas pasca tragedi meninggalnya Affan.

Hingga kini, kasus kecelakaan maut yang menimpa Affan masih menjadi sorotan tajam publik. Banyak pihak menuntut adanya transparansi dan pertanggungjawaban penuh atas insiden yang merenggut nyawa anak muda pekerja keras tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *