PEKANBARU – Sebagai wujud kepedulian dan kecintaan kepada kampung halaman, group kesenian tradisional perantau asal Maninjau yang didukung IKTR Pekanbaru kembali turun kejalan dengan menampilkan atraksi Tambua Tasa di acara Car Free Day (CFD) dan Flay Over Pasar Pagi Arengka, Minggu (21/20/25).
Group Idaman dan Sahabat dibawah bimbingan Sutan Rajo Endah dan Yusri Sutan Iskandar Tampil di lokasi CFD Kota Pekanbaru.
Sedangkan Group Prosa Bhagya di bawah pimpinan Bundo Heppy Roza melakukan atraksi Tambua Tasa di lokasi Flay Over Pasar Pagi Arengka Pekanbaru.
Aksi ini dikomandoi oleh Yenrizal Sutan Marajo dan Martin Adam Sutan Rajo Alam yang terlihat begitu semangat mengarahkan anggota group kesenian.
Penggalangan dana ini dihadiri oleh Ketua Umum, Asbi Yasir SH Datuak Tanameh dan Wakil Ketua Firdaus Sutan Hidayah yang didampingi Sekretaris Umum Imrunas S.Pi Sutan Sari Alam serta Pembina IKTR Pekanbaru Berman, SE Sutan Caniago.
“Kami dan anak anak akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan penampilan untuk menghimpun dana. Insya Allah akan disalurkan untuk dunsanak kami yang tertimpa musibah di kampung halaman,” kata Yenrizal Sutan Marajo.
“Mudah-mudahan penampilan kami bisa menggugah masyarakat Kota Pekanbaru untuk memberikan donasi untuk saudara kita yang terdampak bencana,” ujar Martin Adam Sutan Rajo Alam (Pembina Prosa Bhagya).
Sementara Sekretaris Umum IKTR Pekanbaru, Imrunas S Pi Sutan Sari Alam menambahkan bahwa dengan dibantu group kesenian tradisional, penggalangan dana ini akan dilakukan sampai akhir tahun.
“Insya Allah awal Januari tahun 2026 hasil dari pengumpulan donasi ini akan kita salurkan ke dunsanak-dunsanak di Maninjau” terangnya..
Ketum dan Dewan Pembina IKTR Pekanbaru (Asbi Yasir Datuak Tanameh dan Berman SE Sutan Caniago) dengan senada menyampaikan rasa terima kasih kepada warga perantau asal Salingka Danau Maninjau.
Rasa terima kasih dan bangga juga disampaikan kepada group kesenian yang secara spontanitas serta atas dasar kecintaan melakukan penampilan Kesenian Tambua untuk menggalang dana bagi korban musibah di kampung halaman.
(red)






















