Bendahara NPCI Kabupaten Bekasi Mengundurkan Diri, Diduga untuk Hindari Proses Hukum

Kabupaten Bekasi-, OPINIM – Koordinator Atlet Nasional Paralimpik Komite (NPCI) Kabupaten Bekasi, Bustomi, menilai langkah pengunduran diri yang diajukan oleh Bendahara NPCI Kabupaten Bekasi, Norman Yulian, sebagai upaya untuk menghindari proses hukum. Norman sebelumnya dilaporkan oleh sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Masyarakat (Ormas) di Kabupaten Bekasi atas dugaan penyalahgunaan wewenang.

Bustomi menduga, pengunduran diri tersebut adalah taktik Norman untuk menghindari potensi status hukum yang dapat mencemarkan namanya. Ia juga mengkritik Norman yang dinilai tergesa-gesa mengambil langkah ini untuk menghindari risiko diberhentikan secara tidak hormat jika status hukumnya nanti berubah menjadi terlapor.

Bacaan Lainnya

“Tampaknya Pak Norman melakukan pengunduran diri sebagai upaya menyelamatkan diri dari laporan para LSM dan Ormas,” ujar Bustomi saat ditemui pada Selasa (7/1/2025). “Karena kalau diberhentikan secara tidak hormat, itu akan lebih memalukan, mengingat posisinya juga sebagai ketua umum organisasi tingkat pusat. Jadi ini hanya akal-akalan,” tambahnya.

Selain itu, Bustomi meminta Ketua Umum NPCI Pusat, Senny Marbun, untuk turun langsung dan mengevaluasi situasi yang terjadi di lapangan. Ia menegaskan, dugaan pungutan liar yang dialami para atlet NPCI juga harus diusut tuntas oleh Aparat Penegak Hukum (APH), mengingat kerugian yang diderita para atlet.

“Saya sangat menyayangkan sikap pengurus NPCI Jawa Barat terhadap saya. Saya membawa aspirasi para atlet terkait kesejahteraan mereka, tapi justru saya diberhentikan oleh NPCI Jawa Barat,” ungkapnya.

Bustomi juga menyatakan akan melaporkan dugaan penyalahgunaan aset-aset NPCI yang diduga diubah atas nama pribadi dengan cara mengakali dana hibah NPCI. Ia berencana membawa kasus ini ke Kejaksaan Agung untuk mendapatkan kejelasan hukum.

Laporan ini menyoroti perlunya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana serta aset organisasi olahraga untuk menjamin kesejahteraan para atlet yang bernaung di bawah NPCI.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *