Miris, mungkin hal itulah yang dialami oleh warga
Menggala Kabupaten Tulang bawang . Pasangan suami istri refki (40) dan suwinah (40) selama ini tidak tersentuh bantuan bedah rumah seperti masyarakat lainnya.
Refki yang sehari-hari bekerja sebagai petani harus rela menempati rumah gubuk reotnya bersama 3 anaknya hingga 10 tahun.rifki mengatakan kepada media ini dia belum pernah didatangi petugas untuk mendata rumahnya untuk mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat
” Selama ini yang mendata, di daerah sini tidak ada bg ungkap suwinah dengan jawaban haru kepada tim media.selain itu dia menggukap kan untuk makan sehari-hari saja sudah bersyukur,” ucap nya kepada wartawan, Minggu (18/11/2024/) di rumahnya.
Harapan untuk mendapat bantuan bedah rumah dari Pemerintah sangatlah diharapkan oleh suwinah warga Pemda Lk Gunung sakti RT00/RW/00,Menggala selatan kabupaten tulang bawang.
” Mau tak mau harus tetap tinggal dirumah yang kondisi memprihatinkan ini, kadang kalau hujan air masuk dari atap yang mulai usang. bantuan bedah rumah sangat kami berharap harapkan, ulasnya.
Tidak hanya bantuan bedah rumah, bantuan Pemerintah lainnya seperti bantuan PKH juga tidak dirasakan, bahkan bantuan BLT pun kami tak dapat bg jelas nya kepada Tim media ini.
Terakhir dirinya berharap kepada pemerintah setempat,untuk dapat bantuan bedah rumahnya yang sudah puluhan tahun dihuni menjadi rumah yang layak huni. ” Saya sangat berharap sekali dan ingin merasakan tinggal dirumah yang layak huni diusia yang semakin menua , ” tutupnya.Robinsah
Warga Menggala Harapkan Bantuan Bedah Rumah dari Pemkab






















