Pungutan Renovasi Masjid SMPN 1 Cibungbulang Kepada Orang Tua Murid Jelas Hanya Akal-Akalan, Bahkan Berbau Pungli

BOGOR (KPN) – Pungutan renovasi Masjid SMPN 1 Cibungbulang diduga dilakukan oleh pihak sekolah SMPN 1 Cibungbulang, kabupaten Bogor, kepada wali murid. Bahkan, jika dihitung, pungutan ini nilainya mencapai puluhan juta rupiah, Senin 13/3/2023.

Center for Budget Analysis Jajang Nurjaman mengatakan, Harusnya praktek pungli semacam ini tidak terjadi lagi di lingkungan sekolah apalagi sekolah negeri, apapun alasannya. Kewajiban orang Tua murid adalah menyekolahkan anaknya, kalaupun ada yang sedikit mampu Dalam keuangan lebih bermanfaat biaya pendidikan diinvestasikan, seperti tabungan untuk biaya pendidikan selanjutnya, atau penguatan skill dan pengetahuan seperti less privat, atau kalau mau anaknya lebih sholeh buat bayar ngaji ustadz.

Bacaan Lainnya

“Soal shodaqoh Amal jariyah, sekolah, apalagi sekolah negeri tidak perlu mengajari orang Tua murid. Masyarakat sudah pasti melakukannya di lingkungan masing-masing.” Pungkasnya.

Lebih lanjut dikatakan, “Yang perlu banyak-banyakin Amal jariyah adalah kepala sekolah dan PNS sekolah yang kesejahterannya kini lumayan baik. Jangan malah membuat beban orang tua, walaupun dari luar kelihatannya sangat bagus membangun masjid, tapi jika niat baik malah menyulitkan apalagi menekan orang awam bisa jadi dzolim.” Ucapnya.

“SMPN 1 Cibungbulan lebih baik fokus menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan manusiawi, itu juga bagian dari Amal jariyah, Karena Akan menciptakan anak-anak cerdas sholeh dan masa depan Yang cerah.” Jelasnya.

“Untuk orang tua murid, penguatan ini sifatnya tidak wajib. Jika memang tidak mampu tidak perlu memaksakan, jika kemudian ada diskriminasi dan tekanan several laporkan saja kepada apart penegak hukum.” Katanya.

Terakhir, kepada pihak sekolah, untuk membuat project apalagi niatnya bagus, harus lebih kreatif lagi, mencari dana jangan selalu dari orang tua murid. Mereka bukan sapi perah atau mesin ATM, Yang bisa domintai sumbangan seenaknya.

Reporter : Budi
Editor : TBW

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *