Reddors Kampung Cincau, Diduga Jadi Sarang Prostitusi di kalangan Remaja Dengan Kurangnya Pengawasan Dari pihak Manajemen

KABAR BOGOR (KPN) – Fenomena geliat prostitusi di Reddors Yang berada di Jl. Kp. Cincau No.44, RT.03/RW.08, Gudang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat 16123·4. bukan lagi jadi rahasia umum bagi warga setempat. maraknya bisnis prostitusi di hunian tersebut. Keluhan itu terlontar menyusul terungkapnya sindikat pelacuran di hunian modern itu.

Pasalnya Fenomena geliat prostitusi tersebut membuat resah warga dan juga pelanggan, Yang sudah Lama menetap.

Bacaan Lainnya

Para pekerja seks komersil (PSK) Yang lalu lalang di dalam lingkungan Reddors Dan adanya diduga sewa menyewa kamar di Reddors Jl. Kp. Cincau No.44, RT.03/RW.08, Gudang, . Di sinyalir adanya aktivitas prostitusi di tempat tersebut.

Menurut (Roy Red) bukan nama sebenarnya, menjelaskan. Bahwa, Tidak ada teguran atau larangan dari petugas keamanan internal di Reddors. penghuni Reddors yang sudah tinggal tetap mau pun tidak. Pihak penghuni merasa sangat terganggu dengan adanya prostitusi di dalamnya Yang seringnya keluar masuk anak baru gede (ABG) di area Reddors Kp. Cincau No.44, RT.03/RW.08, Gudang,Dan sering berganti-ganti pasangan itu membuat geram warga kampung sekitar.

“Mereka para pekerja seks komersial (PSK) menggunakan aplikasi Yang bernama michat untuk menjaring para lelaki hidung belang Dan diajak kekamar Yang sudah di sediakan (sewa kamar) oleh mujikari.

Benar saja saat team awak media Kabarpubliknews.com mencoba dan mendalami sehingga berlanjut dengan investigasi, sehingga adanya ditemukan para lelaki hidung belang yang berlalu lalang di tiga kamar lantai 3 dan didapati dua pasangan yang diduga sebagai mujikari yang mengarahkan para pelaku hidung belang.

saya sebagai warga merasa sangat terganggu Dan risih dengan isu adanya prostistusi online Aplikasi Michat disini, kita kebagian apes nantinya” Tuturnya kepada media Kabarpubliknews.com Sabtu (16/26).

Namun saat di konfirmasi pihak pengelola atau resepsionis oleh awak media mengatakan. “Masalah itu saya tidak mau ikut campur itu hak mereka bukan urusan saya,” Tutupnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *