Bekasi Pebayuran- Suasana haru menyelimuti doa bersama dan tahlil 40 hari wafatnya almarhum Daeng Muhammad, mantan Anggota DPR RI dua periode, yang digelar di kediamannya, Kelurahan Kertasari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Minggu (31/8/2025) malam.
Acara yang berlangsung penuh khidmat ini dihadiri ratusan warga, mulai dari kader dan simpatisan PAN, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga Babinsa Koramil 11 Pebayuran yang turut hadir dan membantu kelancaran kegiatan.
Ketua Rukun Warga setempat, Dedi, mengaku terharu melihat banyaknya masyarakat yang datang untuk mendoakan almarhum. “Ini bukti kiprah almarhum sangat harum di mata masyarakat. Beliau dikenal dekat dengan warga dan banyak berjasa,” ujarnya. Dedi juga turut membagikan ratusan paket nasi boks dan bingkisan sembako bagi warga yang hadir.
Kehadiran Babinsa Koramil 11 Pebayuran Serka Riki menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat. Babinsa ikut membantu menyiapkan jalannya acara, mulai dari pengamanan lingkungan hingga memastikan tamu undangan nyaman selama prosesi doa.
“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Kehadiran kami di sini adalah bagian dari kebersamaan dan kepedulian terhadap warga binaan, Semoga almarhum diterima amal ibadahnya dan keluarga diberi ketabahan,” ungkap Babinsa di sela kegiatan.
Putra almarhum, Rimulga Khatami yang kini duduk sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PAN menyampaikan rasa terima kasih. “Atas nama keluarga besar, kami sangat berterima kasih. Kehadiran bapak-ibu sekalian, termasuk aparat yang membantu, menjadi penguat bagi kami,” ucapnya penuh haru.
Sementara itu, kader PAN Bekasi, Aboy Maulana Arief, mengenang almarhum sebagai sosok teladan. “Kami sangat kehilangan guru politik. Beliau panutan bagi kader PAN dan masyarakat Bekasi,” ujarnya.
Doa bersama dan tahlil berjalan dengan penuh khidmat hingga malam menjelang. Kehadiran warga, tokoh PAN, serta aparat Babinsa menandai eratnya ikatan kebersamaan di tengah duka, sekaligus menjadi penghormatan atas kiprah almarhum Daeng Muhammad selama hidupnya.






















