Tulang Bawang (KPN) – Miris melihat sikap dan tingkah laku Pejabat Publik, Plt Kepala Dinas Pertanian kabupaten tulang bawang Provinsi Lampung, Senin (16/12/2024)
Pasalnya Plt Kadis pertanian inisial NR tersebut terkesan menghindar serta mengoper konfirmasi wartawan kepada bawahannya perihal penggunaan anggaran TA. 2023 dan belanja barang dan jasa 2023 dan 2024 padahal jelas jelas disetiap dinas Kepala Dinaslah sebagai kuasa anggaran otomatis sangat mengetahui anggaran tersebut digunakan dan diperuntukkan.
Untuk diketahui, berita yang tayang di beberapa media online sebelumnya pada tanggal 15 Desember 2024 lalu perihal penggunaan anggaran TA. 2023 dan 2024 dengan judul angaran Belanja dinas pertanian tahun 2023 sampai 2024 diduga Berlumur Masalah terindikasi mar’up/korupsi yang bersumber dari APBD.
Wartawan investigasi media ini mencoba konfirmasi hal tersebut melalui perpesanan WhatsApp. Namun dengan menunjukan sikap Arogan serta terkesan menutup nutupi konfirmasi dari wartawan inisial NR mengatakan untuk bertanya kepada sekretaris atau yang ada dikantor saja ungkap nya tertanggal 16 Desember 2024 kepada tim media melalui chat via WhatsApp.
Kembali tim media ini mencoba konfirmasi kepada sekretaris akan tetapi tidak ada ditempat ditanya kepada salah satu kasubag yang tidak ditulis namanya mengatakan bahwa sekretaris sedang DL (dinas luar), sayangnya hingga berita ini diterbitkan sekretaris seperti yang diarahkan Kadis Plt dinas pertanian tidak bisa dijumpai, juga tidak bisa dihubungi via telepon selular.
Budi ketua lembaga Libra tulang bawang sangat menyayangkan sikap dari Plt Kadis pertanian tersebut. “Seharusnya seorang Kadis yang diketahui sebagi Kuasa Anggaran pada satu Dinas lebih terbuka janganlah semena mena mengangkangi Undang Undang KIP (Keterbukaan Informasi Publik), karena anggaran APBD itu adalah uang negara, bukan uang pribadi. Lagian seharusnya plt kadis NR bisa menjelaskan kemana dan untuk apa saja anggaran pada Dinas tersebut. Dan bukan malah menutupi. Apalagi mengoper untuk dijawab bawahannya,” ucap Budi.
Budi juga meminta kepada Bupati jika sudah dilantik nanti agar mengevaluasi kinerja Plt kadis pertanian tulang bawang Harapnya.
“Kadis seperti itu patut dicurigai dan perlu di audit kinerjanya. Saya sebagai masyarakat meminta kepada Bupati agar mengevaluasi kinerjanya. Jika terbukti, copot saja Plt Kadis arogan seperti itu. Dan juga meminta APH (Aparat Penegak Hukum) Tulang Bawang agar memanggil dan mengusut Tuntas Dugaan penyalah gunaan anggaran ini,” tutup Budi.
Berita ini akan terus dipublikasikan secara bergulir sampai keaparat penegak hukum.
(Robinsah)
PLT Kepala Dinas Pertanian TUBA Terkesan Buang Badan Saat Akan Dikonfirmasi Wartwan






















