Sukabumi (KPN) – Rohmat Hidayat.Ketua Umum Laskar Pasundan Indonesia (LPI) kepada awak media menuliskan, pihaknya menyoroti adanya dugaan keras telah terjadi praktek KKN pada pengadaan proyek pembangunan jalan lingkungan yang mana satu CV atau Perusahaan bisa mendapatkan begitu banyak kegiatan yang sama, di Kecamatan yang sama, juga yang lebih miris diduga keras beberapa proyek yang di laksanakan jauh dari kata memiliki kualitas yang baik, atau lebih diduga di kerjakan asal-asalan, cetus Rohmat.
Lanjut Rohmat katakan, hal ini jelas perlu di tindak lanjuti, ada apa dengan begitu banyak nya kegiatan pelaksanaan proyek di kerjakan oleh Cv.Putra Pakidulan, besar dugaan adanya kongkalikong antara pihak pengada kegiatan dengan CV tersebut, sehingga hal ini harus segera menjadi perhatian Aparatur Penegak Hukum (APH ), karena jelas diduga banyak sekali aturan yang di tabrak pada hal ini, cetus Rohmat pada kamis (05/09/2024) dikediaman nya.
Tidak hanya itu, Lpi juga menyayangkan dengan adanya proyek jalan lingkungan yang diduga tidak tepat sasaran, dimana seharusnya jalan lingkungan yang di fasilitasi oleh dinas Perkim melalui anggaran APBD, yang menjadi bagian dari titik urgen di desa yaitu ruas jalan lingkungan yang jarang tercover oleh anggaran APBDES dari DD/ADD, bukan malah menyerobot bagian jalan yang berstatus jalan Desa, kan jalan Desa yang sering di kerjakan oleh pemdes melalu DD, sehingga tidak di khawatirkan akan terjadinya tumpang tindih serta tidak meratanya alokasi anggaran untuk DD/ADD.
Namun dengan adanya hal ini, maka Lpi akan segera membuat laporan tertulis ke Kejaksaan Tinggi Jawabarat bahkan Lpi juga mendesak agar CV putra pakidula untuk di BLACKLIST karena jelas dengan banyak kegiatan yang di laksanakan perlu di curigai adanya main mata, dalam konteks penentuan pemenang proyek, apalagi ini dalam kontek PL (penunjukan langsung) bukan melalui sistem lelang, tentu sangat rawan.
Maka dengan semua itu Lpi mendesak APH, inspektorat dan semua pihak terkait agar melakukan audit dan transfaransi pada Pokir, dan seluruh kegiatan proyek yang di laksanakan oleh CV putra pakidulan, serta Lpi juga mengancam akan aksi di DPRD dan Dinas Perkim untuk meminta semua kegiatan mengenai pokir di transfarankan, pungkasnya.
Resty Ap.
Lpi Sebut Adanya Dugaan Nepotisme Di Proyek Jaling, CV Putra Pakidulan Banyak Mendapatkan Proyek Jaling, Dan Pekerjaan Yang Asal-Asalan Kami Minta Di Blacklist CV Nya






















