Sukabumi (KPN) – Pembangunan sarana dan prasarana di SMK TTB (Taruna Tunas Bangsa) Bantargadung kabupaten Sukabumi Jawa Barat, di duga kuat mengabaikan KIP (keterbukaan informasi publik bagai mana tidak, pembangunan yang diperkirakan sudah mencapai 50%, namun masih belum tampak papan informasi kegiatan terpampang di tempat terbuka.
Papan informasi kegiatan pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah haruslah transparan, agar publik dapat dengan mudah dan murah mendapatkan informasi, sehingga tidak menimbulkan tanda tanya di masyarakat.
Awak media menyambangi kegiatan pembangunan yang sedang berlangsung namun tidak melihat adanya papan proyek, atau papan informasi yang dimaksud, pada kesempatan itu mencoba mencari tahu ke kantor sekolah dengan tujuan untuk ketemu kepala sekolah, namun sayang yang bersangkutan tidak ada ditempat, kepala sekolah sedang keluar pak ujar salah seorang yang ada di kantor, pada Rabu (04/09/2024).
Selanjutnya awak media mencoba bertanya kepada salah seorang yang ada dikantor, pembangunan apa yang sedang dilaksanakan ini, kenapa tidak terpasang papan informasi proyek, dia menjawab, ada pak papan informasi di belakang, ucapnya.
Lalu awak media pun meminta ditunjukan dimana papan informasi itu dipasang, ternyata tiga buah papan informasi ada dibelakang rung kelas yang disenderkan di dinding tembok, tentu hal ini menjadi pertanyaan, kenapa papan informasi dibuat, tetapi tidak dipasang ditempat titik lokasi pembangunan.

Dan belakangan diketahui, ternyata pembangunan yang sedang berlangsung, ada tiga jenis pembangunan ruangan, diantaranya ruang UKS beserta prabot, dengan anggaran RP 175.920.000 (seratus tujuh puluh lima juta sembilan ratus dua puluh ribu rupiah).
Kemudian ruangan bimbingan konseling dan prabot dengan anggaran Rp 155.920.000 (seratus lima puluh lima juta sembilan ratus dua puluh ribu rupiah) dan untuk pembangunan ruang perpustakaan beserta prabot dengan anggaran Rp 397.760.000 (tiga ratus sembilan puluh tujuh juta tujuh ratus enam puluh ribu rupiah), yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) fisik SMK provinsi Jawa barat tahun anggaran 2024, dengan panitia pelaksana swakelola (P2S) SMK Taruna Tunas Bangsa Kabupaten Sukabumi.
Namun ada misteri apa dibalik pembangunan itu, sehingga tampak jelas ada dugaan papan informasi kegiatan sengaja tidak di Pampang ditempat terbuka, agar masyarakat tidak dapat mengakses informasi itu,
Sementara sampai berita ini ditayangkan, kepala SMK TTB hanya menjawab salam saja, dan belum dapat memberikan hak jawab nya,
Resty Ap.






















