kabarpubliknews.com
KABAR BOGOR – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan terus mempercepat penanganan rumah tidak layak huni melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Secara nasional, pada tahun 2023 program BSPS atau dikenal dengan Bedah Rumah. Program tersebut ditargetkan dapat meningkatkan kualitas hunian masyakat sebanyak 149.750 unit tersebar di 34 provinsi.
Namun sangat disayangkan, Dengan tujuan baik dari pemerintah diduga dijadikan ajang kesempatan oleh oknum yang memanfaatkan program luar biasa tersebut, untuk mengais keuntungan pribadi dengan cara-cara yang tidak sehat, sehingga dapat merugikan negara dan masyarakat.
Menurut data yang disampaikan oleh Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR bahwa pemerintah kota Bogor mendapatkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahap satu (1) sebanyak 434 unit, yang tersebar di seluruh wilayah kota Bogor.
Juga di jelaskan, Bahwa penerima bantuan program BSPS tersebut hanya sekedar menerima berupa bahan bangunan yang sudah dirincikan oleh tenaga fasilitator lapangan
Kali ini janda paruh baya berinisial (SI) penerima bantuan manfaat BSPS juga warga kelurahan Cikaret, kecamatan Bogor Selatan, kota Bogor. mengeluhkan saat team investigasi sambangi kediaman nya.
SI pun sempat kebingungan saat di konfirmasi awak media mengenai anggaran pembelanjaan tahap satu.” Saya gak tau pak. yang saya tau, saya cuma dapat bantuan untuk perbaikan rumah sebesar 20jt.” Pungkasnya
Namun, Saat Wartawan mencoba investigasi dan konfirmasi di salah satu Toko bangunan RM dan juga sudah di tunjuk sebagai partner program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Wilayah Kelurahan Cikaret. Adapun team Menemui beberapa kejanggalan dalam harga satuan barang, (Bahan Bangunan) pada Tahap 1 (Satu) Yang diduga di Mark’up atau digelembungkan harga satuan oleh oknum Team BSPS Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.
Ini Salah satu rincian biaya satuan barang yang sudah team coba konfirmasi di toko Matrial RM tersebut adalah.
1 – Baja ringan C 0,75. harga satuan Rp 100.000 menjadi Rp 110.000.
2 – 14 batang besi 10 mm IBD. harga satuan Rp 72.000 menjadi Rp 85.000.
3 – 1 lembar triplek 9 mm. harga satuan Rp 100.000 menjadi Rp 115.000.
4 – 4 Buah Ceker Ayam 40×40-10 mm. harga satuan Rp 45.000 Menjadi 180.000.
5 – 1 pasang handle kunci pintu besar 125.000. menjadi Rp 140.000.
Sementara itu, saat dikonfirmasi Shaofat Fardian salah satu tenaga fasilitator lapangan Mengatakan kepada wartawan Melalui WhatsApp seluler, “Memang betul Bahwa penerima bantuan program BSPS tersebut hanya sekedar menerima berupa bahan bangunan dan itu sudah di verifikasi sesuai RAB (Rencana Anggaran Biaya),” Senin, (25/09/2023).
Disinggung nya terkait adanya dugaan yang di Mark’up dirinya mengatakan. “Sesuai semua pa, dipastikan barangnya juga diterima semua, tanpa ada kurang satupun.” Tegas Shaofat Fardian kepada Wartawan
Ditempat terpisah, Lurah Cikaret saat didatangi oleh awak media ke kantor kelurahan Cikaret tersebut sedang tidak berada di kantornya untuk dikonfirmasi.
Red






















