Pebayuran Bekasi — Program pendistribusian Makan Bergizi (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pebayuran wilayah Kodim 0509/Kab. Bekasi kembali dilaksanakan pada Selasa, 14 April 2026, dengan menyasar ribuan siswa sekolah serta layanan posyandu di wilayah Kelurahan Kertasari, Kecamatan Pebayuran.
Kegiatan ini berlangsung di Pelayanan dua dapur, yakni Dapur MBG Kertasari 01 di Kp. Sayuran dan Dapur MBG Kertasari 02 di Kp. Babakan Pasar, dengan total penerima manfaat mencapai 4.973 porsi makanan bergizi.
Di Dapur Kertasari 01, sebanyak 1.985 porsi disalurkan kepada siswa dari jenjang PAUD hingga SMP serta layanan posyandu. Menu yang dibagikan meliputi nasi daun jeruk, telur ceplok saus padang, tumis sayur, tempe goreng, susu full cream, hingga bihun sayur.
Sementara itu, Dapur Kertasari 02 menyalurkan 2.988 porsi dengan menu nasi putih, telur saus mentega, tempe krispy, capcay, serta buah kelengkeng.
Program ini menjangkau puluhan lembaga pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, SMA/SMK hingga madrasah serta posyandu yang tersebar di wilayah Kertasari dan Bantarjaya.
Korwil SPPG Kabupaten Bekasi, Adri Jernih Miko, menyampaikan bahwa seluruh makanan yang didistribusikan telah melalui uji kelayakan, kebersihan, dan standar gizi yang ditetapkan.
Sementara itu, Bidan Kelurahan Kertasari, Iis Amd.Keb, mengungkapkan adanya dampak positif dari program ini terhadap partisipasi masyarakat di posyandu.
“Sejak ada program MBG, balita yang sebelumnya kurang aktif kini menjadi lebih semangat datang ke posyandu,” ujarnya.
Kepala Dapur MBG Kertasari 02, Zuan Willy, juga menegaskan komitmen pihaknya untuk terus menjaga kualitas layanan dan penyajian menu sehat bagi penerima manfaat.
Babinsa Koramil 11/Pebayuran Kodim 0509/Kab. Bekasi Peltu Dadang menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya melakukan pendampingan saat proses pendistribusian makanan, tetapi juga turut melakukan pengawasan sejak tahap persiapan.
“Babinsa kami juga melakukan monitoring pada malam hari saat persiapan menu untuk pendistribusian esok harinya.
Hal ini dilakukan agar sesuai standar, baik dari sisi porsi, jenis menu, maupun jumlah penerima manfaat,” ungkapnya.
Terpisah Danramil 11/Pebayuran, Kapten Inf Sutikno, menegaskan bahwa program MBG ini merupakan bagian dari upaya nyata dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya pelajar dan balita di wilayah binaan.
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan terpadu yang dilakukan secara berjenjang, mulai dari dapur hingga distribusi, agar program berjalan tepat sasaran.
“Seluruh jajaran terus kami arahkan untuk memastikan pelaksanaan di lapangan berjalan tertib, aman, dan sesuai standar yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Salah satu siswi SMP PGRI Aulia Via Tamin mengaku sangat menyukai menu yang disediakan, Selain enak, makanan tersebut juga membantu mengurangi kebiasaan jajan di luar sekolah.
“Kadang bisa saya bawa pulang, jadi tidak perlu jajan di luar,” ungkapnya.
Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan SPPG Pebayuran di bawah Pendampingan Kodim 0509/Kab. Bekasi dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak sekolah dan kelompok rentan.
Dengan tingginya antusiasme penerima manfaat, program MBG ini diharapkan terus berlanjut dan semakin memperluas jangkauan pelayanan gizi di wilayah Kabupaten Bekasi.
(Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)






















