KUANSING – Seorang anak laki-laki berinisal R (4,5), warga Dusun II Desa Teluk Pauh, Kecamatan Cerenti dilaporkan diduga hanyut di Sungai Kuantan pada Jumat, 03 April 2026, sekira pukul 16.00 WIB.
Korban hingga saat ini masih dalam pencarian tim gabungan yang terdiri dari pihak kepolisian, BPBD, pemerintah desa serta masyarakat setempat.
Kapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana melalui Kapolsek Cerenti Iptu Feri Padli membenarkan adanya laporan dugaan orang hanyut tersebut.
“Setelah menerima informasi, tim bersama unsur terkait segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya pencarian,” ucap Iptu Feri, Sabtu (04/04).
Korban merupakan anak dari pasangan berinisial AH (45) dan N (42), warga Dusun II Desa Teluk Pauh. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, peristiwa bermula saat korban diduga sedang bermain di sekitar tepi Sungai Kuantan bersama teman-temannya dengan menggunakan permainan sederhana dari pelepah pisang.
“Sekitar pukul 16.00 WIB, ibu korban yang baru pulang dari kegiatan wirid yasin tidak menemukan anaknya di rumah,” ujar Kapolsek.
Setelah melakukan pencarian serta menanyakan kepada warga sekitar, diketahui korban terakhir terlihat sedang bermain di pinggir sungai. Tidak lama berselang, korban diduga terpeleset dan jatuh ke aliran Sungai Kuantan yang saat itu kondisi air sedang meningkat dengan arus cukup deras.
“Mengetahui hal tersebut, pihak keluarga bersama warga segera melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian, namun hingga kini korban belum berhasil ditemukan,” terang Iptu Feri.
Dua saksi berinisial R (13) dan Z (13) menyampaikan bahwa mereka sempat melihat korban bermain di sekitar pinggir sungai bersama seorang anak lainnya. Keduanya juga sempat memperingatkan agar tidak bermain terlalu dekat dengan aliran sungai, namun korban tidak merespon.
Hingga saat ini, proses pencarian masih terus dilakukan oleh Polsek Cerenti bersama BPBD Kabupaten Kuantan Singingi, pemerintah desa, dan masyarakat yang menyisir sepanjang aliran Sungai Kuantan. Jarak rumah korban dengan lokasi kejadian diketahui sekitar 100 meter, sementara kondisi sungai saat kejadian dilaporkan mengalami peningkatan debit air dengan arus yang cukup deras sehingga menyulitkan proses pencarian.
“Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak yang bermain di sekitar sungai mengingat kondisi arus yang dapat berubah sewaktu-waktu,” imbau Kapolsek.
(red)






















