Koramil 11/Pebayuran Siaga Banjir, Pantau Dampak Luapan Sungai

Pebayuran, Bekasi – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi sejak Jumat sore 23/1/2026.

Hujan menyebabkan luapan Sungai Citarum dan Kali Kiwing. Akibatnya, sejumlah wilayah di Desa Karangsegar, Kecamatan Pebayuran, terendam banjir.

Bacaan Lainnya

Banjir merendam permukiman warga di Kampung Pisang Batu RT 01 RW 06 dengan ketinggian air mencapai 50 hingga 70 sentimeter.

Sedikitnya 17 kepala keluarga atau sekitar 80 jiwa terdampak, dengan 20 rumah warga terendam air. Selain itu, sekitar 10 rumah mengalami genangan setinggi 20 hingga 30 sentimeter.

Menanggapi kondisi tersebut, Babinsa Koramil 11/Pebayuran langsung siaga di lokasi untuk memantau perkembangan situasi dan membantu warga terdampak.

Hingga saat ini, warga memilih mengungsi ke rumah keluarga dan tetangga terdekat, sementara belum didirikan tenda pengungsian maupun dapur lapangan.

Danramil 11 Pebayuran, Kapten Arm Dikin, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiagakan personel serta perahu karet untuk mengantisipasi kemungkinan evakuasi warga apabila debit air terus meningkat.

“Kami dari Koramil 11 Pebayuran terus memantau perkembangan banjir akibat luapan Sungai Citarum dan Kali Kiwing.

Personel Babinsa sudah berada di lokasi dan siap membantu evakuasi warga apabila diperlukan. Kondisi air saat ini masih menunjukkan tren kenaikan,” ujar Kapten Arm Dikin.

Hingga berita ini disampaikan, tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka. Aparat kewilayahan mengimbau warga tetap waspada mengingat curah hujan masih tinggi dan kondisi air sungai belum surut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *