Tak Banyak Kata, Tapi Babinsa Hadir Saat Warga Butuh

Bekasi, Pebayuran — Babinsa Koramil 11/Pebayuran, Serka Nur Setiadi, melaksanakan tugas pendampingan dan pengamanan dalam kegiatan penyaluran bantuan pangan berupa beras kepada warga di Desa Bantarsari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Sabtu (26/7/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Bantarsari, Jalan Kuda-Kuda, Kampung Urung-urung RT 003 RW 003, ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional, dengan total distribusi 1.448 karung beras (masing-masing seberat 10 kilogram), untuk 724 keluarga penerima manfaat (KPM).

Bacaan Lainnya

Sayuti, Kasi Kesra Desa Bantarsari, menyampaikan bahwa setiap KPM menerima dua karung beras. “Sebanyak 724 kepala keluarga hari ini menerima dua karung beras masing-masing seberat 10 kilogram. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami,” katanya.

Hal senada disampaikan Soma, Kasi Pelayanan Desa Bantarsari. Ia menyebut warga merasa sangat terbantu dengan bantuan tersebut, terutama dalam menghadapi tekanan ekonomi akibat kenaikan harga bahan pokok.

Sementara itu, Sutisna, Petugas Sosial Masyarakat (PSM) Desa Bantarsari, menekankan pentingnya validasi data penerima agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran. “Kami terus berkoordinasi agar data penerima tetap akurat dan tidak ada yang terlewat,” ucapnya.

Babinsa Serka Nur Setiadi yang turut mengawal jalannya distribusi menegaskan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari tanggung jawab TNI dalam memastikan bantuan sampai kepada warga yang berhak.

“Kami hadir untuk menjamin kelancaran distribusi serta mencegah adanya penyalahgunaan. Ini adalah bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah dan wujud kepedulian kepada masyarakat,” ujar Serka Nur Setiadi.

Danramil 11/Pebayuran, Lettu Arm Dikin, dalam keterangannya menambahkan bahwa TNI terus bersinergi dengan pemerintah desa dalam rangka menjaga stabilitas sosial dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah.

“Kami akan terus mendukung upaya pemerintah dalam membantu masyarakat, terutama melalui pengawasan distribusi bantuan agar berjalan transparan dan adil,” tuturnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *