MEDAN
Kehadiran tokoh pemuda Sumatera Utara, Husin Tamora, membawa harapan baru bagi generasi muda di wilayah ini.
Sosoknya yang dikenal inspiratif dan berpengaruh diyakini mampu menjembatani kerukunan serta mempererat hubungan antar pemuda dari berbagai latar belakang.
Kesuksesan Husin dalam membangun kerukunan di kalangan pemuda tak lepas dari arahan Ketua DPD GRIB Jaya Sumut Samsul Tarigan.
Dalam setiap arahannya, Ketua Samsul selalu mengingatkan pentingnya menjadikan organisasi kepemudaan sebagai wadah silaturahmi, bukan sebagai tempat mencari musuh, apalagi dengan sesama organisasi pemuda Indonesia.
“Ketua Samsul tetap mendoktrin kepada kami bahwa Organisasi pemuda bukan untuk mencari musuh, terlebih dengan sesama organisasi yang diakui keberadaannya oleh negara. Mereka adalah saudara sebangsa dan setanah air. Mari kita pererat tali silaturahmi dan saling berbagi informasi agar membawa keberkahan dan rezeki,” ujar Husen menirukan pesan Samsul Tarigan.
Husen menambahkan, bahwa Ketua DPD GRIB Sumut Samsul menegaskan bahwa organisasi seperti PKI (komunis) wajib dilawan karena bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan semangat kebangsaan.
“Kalau ada organisasi seperti PKI, tentu kita harus lawan. Tapi dengan organisasi lain yang sah diakui negara, mari kita anggap sebagai mitra untuk membangun Indonesia,” tambahnya.
Husin Tamora, yang menjadikan arahan tersebut sebagai pedoman, terus mengimplementasikan semangat love and peace dalam berbagai kegiatan.
Ia kerap menyerukan pentingnya persatuan, solidaritas, dan kerja sama untuk menciptakan suasana harmonis di tengah masyarakat Sumatera Utara yang beragam.
“Pemuda adalah pilar utama bangsa. Dengan menjunjung persatuan, kita mampu menghadapi tantangan apa pun. Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan pemisah,” ungkap Husin dalam pertemuan kepemudaan di Medan, Selasa (24/12).
Pesan ini mendapat dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat. Dengan semangat salam komando dari GRIB Jaya Sumut, Husin dan para pemuda diharapkan dapat terus menjadi motor penggerak kerukunan dan persatuan di Indonesia.
GRIB… JAYA, JAYA, JAYA! (red)






















