MEDAN
Sebanyak 152 narapidana dan tahanan penghuni Rutan Perempuan Kelas IIA Medan dievakuasi ke Lapas Perempuan Medan akibat banjir yang merendam rutan tersebut, Rabu (27/11/2027).
Langkah evakuasi darurat ini dilakukan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara untuk memastikan keselamatan seluruh warga binaan.
Banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang terus-menerus mengguyur wilayah Medan dan Deli Serdang, sehingga membuat lingkungan rutan tidak lagi layak untuk dihuni.
Proses evakuasi dimulai sejak pukul 17.30 WIB dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Utara Agung Krisna, dan sejumlah pejabat pemasyarakatan lainnya, seperti Kepala Bidang Pembinaan, Bimbingan dan TI, Soetopo Berutu, serta Kepala Bidang Keamanan, Kriston Napitupulu.
Dukungan juga diberikan oleh personel Polsek Helvetia guna memastikan kelancaran evakuasi.
Kakanwil Kemenkumham Sumut Agung Krisna, menegaskan bahwa keselamatan warga binaan adalah prioritas utama.
“Evakuasi ini merupakan bentuk tanggung jawab kami untuk melindungi warga binaan sekaligus memastikan hak-hak mereka tetap terpenuhi, terutama dalam kondisi darurat seperti ini,” ujar Agung.
Proses pemindahan dilakukan secara bertahap dengan pengawalan ketat dari petugas Rutan – Lapas perempuan dan pengawasan melekat oleh tim gabungan.
Setiap kelompok berisi lima napi atau tahanan yang kemudian dipindahkan menuju Lapas Perempuan Kelas IIA Medan. Semua warga binaan tiba di lokasi tujuan dalam keadaan aman.
Banjir ini menjadi ujian tersendiri bagi jajaran pemasyarakatan, tetapi kerja sama yang baik antara petugas pemasyarakatan dan aparat kepolisian berhasil mengatasi tantangan tersebut.
Sinergi yang solid ini menjadi bukti nyata bahwa koordinasi yang baik mampu mengatasi situasi darurat secara efektif.
Sebanyak 152 narapidana dan tahanan Rutan Perempuan Medan itu, kini sudah berada di Lapas Perempuan Medan dengan kondisi aman dan terkendali.
Keberhasilan evakuasi ini mencerminkan komitmen kuat dari jajaran Kemenkumham dalam menjaga keamanan dan keselamatan seluruh warga binaan.(red)






















