Toton, Senioren IPK Sei Sikambing B Berpulang, Ketua PAC IPK Medan Sunggal Jodl Panggabean Sampaikan Belasungkawa

MEDAN
Kabar duka menyelimuti keluarga besar IPK (Ikatan Pemuda Karya) Sei Sikambing B atas berpulangnya Toton, seorang senioren yang selama ini dikenal sebagai sosok penuh semangat.

Toton yang diperkirakan berusia 60-an, menghembuskan napas terakhirnya, Jumat (27/09/2024) sekitar pukul 19.15 Wib, setelah sekian lama berjuang melawan penyakit yang dideritanya.

Bacaan Lainnya

Toton selama ini hidup sebatang kara di sebuah bangunan bekas warung di pinggir sungai Jalan Pola depan Kantor IPK Sikambing B.

Meski hidup dalam kesederhanaan dan jauh dari keramaian, kehadiran beliau selalu memberikan kesan yang mendalam bagi adik adik seperjuangannya di IPK Sikambing B.

Mendengar kabar kepergian Toton, Ketua PAC IPK Medan Sunggal, Jodl Mahesa Panggabean langsung turun ke warung tempat alamarhum memghembuskan nafas terakhirnya sekaligus mengkoordinasikan masalah pengurusan fardhu kipayahnya.

Kehadiran Jodl Panggabean di lokasi duka sangat berarti untuk mempersiapkan proses persemayaman hingga pemakamannya, sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada seorang senior yang selama ini telah memberikan sumbangsih besar kepada organisasi dan lingkungan sekitarnya.

“Kita semua kehilangan sosok senior yang selalu hadir dengan penuh ketulusan dan kesetiaan. Dari awal almarhum di IPK hingga akhir hayatnya tetap IPK. Om Tonton adalah contoh dari semangat juang dan kekuatan menghadapi hidup. Semoga amal ibadahnya diterima oleh Tuhan Yang Maha Kuasa dan diberikan tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Jodl Panggabean dalam ungkapan belasungkawanya.

Proses pemakaman rencananya akan dilangsungkan esok hari, Sabtu.

Para anggota IPK Sei Sikambing B dan warga sekitar turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Toton.

Mereka mengenang beliau sebagai sosok yang sederhana, penuh kepedulian, dan selalu berusaha membantu orang lain meskipun hidupnya sendiri tidak mudah.

Semoga almarhum Toton mendapatkan tempat yang layak di sisi Tuhan, dan semoga amal serta kebaikannya menjadi pahala yang berlimpah.

“Selamat jalan, Om Toton, kenangan tentang kebaikan dan keteguhanmu akan selalu terpatri di hati kami semua.” ucap Jodi.. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *