Sakina Tengelam Babinsa Tinjau Bersama Petugas BPBD Melakukan Pencairan

PEBAYURAN BEKASI – Seorang Wanita Paruh baya Dinyatakan Tenggelam Di Sungai Citarum Kampung Bojongsari RT 02/04 Desa Sumbersari kecamatan Pebayuran kabupaten Bekasi.
Pada Senin, 18 Maret 2024.

Mendengar Kejadian tersebut Anggota Babinsa Koramil 11 Pebayuran Serka Martias bersama Tim SAR BPBD Kabupaten Bekasi melakukan Pencarian

Bacaan Lainnya

akibat derasnya arus sungai citarum sakinah warga setempat kampung Bojong Sari tengelam saat melintasi arus sungai Citarum.

Menurut Sakim sebagai saksi mengatakan Sakina wanita kelahiran 07/02/1955 bermula korban sepulang dagang ikan di wilayah Karawang hendak menyeberang sungai Citarum menggunakan panci yang dibawa oleh korban, namun setelah korban berusaha menyeberang sungai saksi yang berada di seberang sungai melihat korban tidak kuat menyeberang dikarenakan arus sungai Citarum yang deras akhirnya korban’ tenggelam, selanjutnya saksi berusaha menolong korban mengunakan batang pisang namun diketahui korban sudah tenggelam terbawa arus sungai Citarum yang sangat deras,” Ujar Sakim

Di lokasi Babinsa Serka Martias saat di mintai keterangan mengaku sempat turun membantu melakukan pencarian, bersama Petugas BPBD Sejauh 100 meter tahap demi tahap terus di lakukan dengan mengunakan Perahu ” , Terangnya

Danramil 11 Pebayuran Kapten CHB Ibrohim Saat di konfirmasi oleh awak media mengatakan setelah mendengan ada informasi orang tenggelam di sungai, langsung Babinsa kami menuju lokasi untuk membantu pencarian,” Kata Danramil

Hingga berita ini diturunkan, anggota kami bersama Basarnas, BPBD dan relawan masih terus melakukan pencarian, memantau dan melaporkan perkembangan situasi terkini sampai korban temukan,

Selain itu kami juga mengimbau kepada warga masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran sungai Citarum untuk lebih aktif mengawasi anak-anak yang sedang di sungai, terlebih bagi mereka yang tidak bisa berenang, karena sungai Citarum terlihat tenang tapi mempunyai arus yang lumayan deras sehingga akan membahayakan bagi anak-anak yang tidak terbiasa berenang,” tandasnya Danramil

Ini bisa dijadikan pelajaran bagi kita dan juga warga masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran sungai Citarum agar kejadian tidak terulang Kembali. ” Pungkasnya Danramil

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *