Sukabumi – Kabarpubliknews.com, Dalam rangka menyambut hari jadi LPI (Laskar Pasundan Indonesia) Yang Ke III, “LPI melakukan giat pengabdian untuk masyarakat” sesuai dengan tema milad, yaitu Transformasi 3 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, dengan memperbaiki beberapa aspek akses utama dalam pertumbuhan ekonomi masyarakat yang merata, salah satu nya adalah infrastruktur jalan sebagai akses mobilitas masyarakat, (8/12/2024).
Kali ini kita baksos diruas jalan desa, Yaitu ruas jalan Pasapen-Tarisi yang terletak di kampung Citamiang Desa dan Kecamatan Bantargadung , Kabupaten Sukabumi, dimana jalan itu sudah bertahun-tahun di biarkan terbengkalai dan rusak parah, sehingga tampak tidak adanya perhatian dari pemerintah Kabupaten Sukabumi, untuk itu menggugah hati kawan kawan dari Laskar Pasundan Indonesia (LPI) untuk peduli terhadap keadaan, untuk itu LPI ada di tengah masyarakat, dengan kepedulian nya LPI mengadakan baksos dengan cara memperbaiki jalan, mulai dari drainase sampai dengan pengaspal yang sudah masuk plening perencanaan, ujar ketua umum LP Rohmat Hidayat.
Lanjut Rohmat katakan, dirinya beserta jajaran anggota dan beberapa pihak pendukung sudah mulai memperbaiki satu persatu bagian dari pada akses mobilitas masyarakat, agar masyarakat dapat merasakan kehadiran Lpi dan dapat pula merasakan kenyamanan kesetaraan dalam bidang infrastruktur.
“Kami Dari Laskar Pasundan Indonesia serta dari beberapa pihak pendukung bahu membahu untuk memperbaiki jalan yang selama ini tidak di pedulikan oleh pemerintah, yang mana jalan tersebut sudah lama sekali di biarkan rusak , dengan tidak adanya kepedulian pemerintah mulai dari APBDES sampai APBD, seolah masyarakat disini di anak tirikan yang padahal jalan ini adalah akses utama untuk 3 desa maka dari itu kami memulai langkah dengan memperbaiki sistem drainasenya dahulu, setelah itu semoga ada rezekynya insya allah kita akan selesaikan juga perbaikan ruas jalanya” cetus Rohmat.
Yang mana hal tersebut di katakan Rohmat bukan semata mata ingin cari panggung melainkan ingin lebih mendekatkan diri dengan masyarakat dan kehadiran Lpi dapat di rasakan secara langsung, bahwa Lpi bisa berkontribusi banyak di lingkungan masyarakat
Dengan begitu Lpi juga menyinggung Pemerintah Kabupaten Sukabumi Khusus untuk Bupati Sukabumi yang mana seolah-oleh Pemerintah menganak tirikan, karena jelas masa jabatan Bupati sudah hampir selesai lagi jalan diwilayah ini masih saja berantakan
Lpi juga tak lupa mengkritisi program pemerintah yang dinilai tidak tepat sasaran serta hanya di jadikan ajang bancakan oleh mereka-mereka pemilik kebijakan, yang mana jelas anggaran APBD yang di keluarkan pertahun itu amat sangat besar, namun pada faktanya di lapangan jalan ini masih saja tidak tersentuh bertahun tahun di biarkan hancur
Mala anehnya jalan yang masih layak untuk di pakai terus menerus mendapatkan bagian dari perencananaan, yang akhirnya di perawatan cenderung begitu banyak kecurangan mengingat banyaknya kegiatan yang dilakukan, namun di duga keras tidak sesuai dengan Fakta Realisasi, salah satunya banyak Program Pokir yang diduga keras hanya di jadikan kepentingan segelintir orang, sarang di jadikan ajang mencari keuntungan semata tidak memikirkan aspek pemerataan pembangunan di sudut lain, karena jelas yang selalu mendapatkan bagian pembangunan itu-itu saja
Lpi juga berharap Bupati Sukabumi Agar mau turun ke lapangan dan melihat sendiri bagaimana hasil kinerja dari jajaran di bawahnya karena hampir rata rata diduga keras hanya ABS (Asal Bos Senang) Laporan yang diberikan mereka dengan begitu Lpi pun mendesak Bupati Sukabumi untuk melihat beberapa wilayah yang belum tersentuh pembangunan karena jelas beberapa program yang di jalankan tidak tepat sasaran, pungkasnya.
(Resty Ap)
Menyambut Miladnya Yang Ke III Laskar Pasundan Indonesia Perbaiki Drainase Ruas Jalan Pasapen-Tarisi Yang Masih Belem Tersentuh Oleh Anggaran Pemerintah






















