Kabar Publik Bekasi | Persoalan sampah di Kecamatan Pebayuran tidak hanya hanya membuat kondisi suatu wilayah terlihat kumuh, sampah kini juga sudah mulai mengganggu aktivitas lahan pertanian, di saat kemarau panjang Contohnya seperti yang di lakukan oleh Babinsa Koramil 11 Pebayuran Serda Surata Kodim 0509 Kabupaten Bekasi di Kampung Kobak Ceper Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, bersama Petani Kini mengeluhkan minimnya aliran irigasi, Hal Ini lantaran saluran irigasi yang berada di kampung tersebut tersumbat tumpukan sampah.
Babinsa Serda Surata mengaku kondisi itu, gak bisa di biarkan. Sampah’ tersebut harus dibersihkan, guna menunjang kebutuhan suplai air untuk sawah para petani, nantinya sampah yang menyumbat akan kita angkat bersama dengan warga masyarakat Kampung Kobak Ceper,” Kata Surata Pada Minggu 5/11/2023.
Selain itu Wandi Ketua RW 03 Menyebut tumpukan sampah itu hampir menutup seluruh saluran irigasi yang berada di kampung Kobak Ceper mulai dari sampah rumahan, ranting-ranting bambu dan sampah lainnya.” Ucap Wandi
Wandi menerangkan, apakah warga dan petani lainnya harus, mengandalkan air hujan, Namun, kondisi itu tentu tidak bisa berlangsung terus menerus. Praktis air dari saluran irigasi yang dibutuhkan untuk dapat mengairi sawahnya untuk tiap saat.” Ungkapnya Wandi
Sementara itu, di lain tempat Dandim 0509 Letkol inf Danang Waluyo SIP, melalui Danramil 11 Pebayuran Kapten CHB Ibrohim menyampaikan apa yang di lakukan oleh Babinsanya bersama warga pihaknya akan memastikan hari ini saluran irigasi itu sudah dibersihkan, Pekan lalu juga untuk desa lain kita dilakukan pembersihan bersama muspika Kecamatan Pebayuran, sampai menggunakan truk sampah untuk mengangkutnya. Alhamdulillah Kondisinya, sudah bersih dan air pun sudah mengalir.” Tuturnya Danramil
Pihaknya selaku Danramil mengharapkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di saluran irigasi tersebut.” Tandasnya Danramil






















