Sukabumi (KPN) – Proyek pembangunan jembatan Cilalay ruas Warungkiara-Mekarasih desa Bantarkalong kecamatan Warungkiara kabupaten Sukabumi Jawa barat Diduga kuat abaikan K3 (keselamatan dan kesehatan kerja.
Pasalnya dilokasi proyek tampak terlihat para pekerjanya tidak dilengkapai APD (alat pelindung diri) seperti helm safety, sepatu safety, sarung tangan dan rompi, namun hanya ada be-berapa orang saja yang hanya memakai helm safety, padahal sejatinya perusahaan harus menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan tenaga kerja, yaitu melalui upaya pencegahan kecelakaan kerjadan penyakit kerja pada pekerjaan kontruksi, pada kamis (05/09/2024).
Proyek milik DPU (dinas pekerjaan umum) kabupaten sukabumi yang bernilai 7,2 milyar itu, para pekerja nya tidak menggunakan APD K3 yang berpungsi untuk melindungi pekerja dari berbagai risiko dan bahaya dilingkungan kontruksi, seharusnya para pekerja dilengkapi dengan APD K3, agar dapat menekan angka kasus kecelakaan, jangan seperti ditahun 2017 silam, BPJS (badan penyelenggara jaminan sosial) ketenagakerjaan mencatat angka kecelakaan kerja di Indonesia cendrung terus meningkat, pada tahun 2017 mencapai angka 123.041kasus kecelakaan kerja, sedangkan tahun berikutnya 2018 tercatat sebanyak 157.313 kasus kecelakaan kerja, dengan nilai klaim sebesar Rp. 1.09 triliun, angka ini terlihat cendrung meningkat dibanding sebelum-sebelumnya.
tentu hal inilah menjadi perhatian para pihak, terlebih pemerintah, sementara pada pantauan awak media di lokasi proyek pembangunan jembatan Cilalay hari kemaren pagi, banyak ditemukan adanya dugaan kelalaian dalam K3, sementara pagi itu juga awak media mengambil gambar sekitar lokasi para pekerja, terlihat ada banyak para pekerja yang lagi asyik bekerja dengan minim K3 nya.
Sementara pengawas pembangunan proyek jembatan Cilalay menyampaikan kelarifikasi melalui tulisannya, terkait APD sebetulnya kelengkapan dan jumlah sudah sesuai dengan yang tercantum di dalam RAB yaitu 20 buah, namun karena dalam pekerjaan ini melibatkan 48 orang pekerja, sehingga memang ada be-berapa pekerja yang belum dilengkapi APD, saya selaku pengawas sudah memerintahkan kepada kontraktor untuk menambah jumlah APD dan tertuang didalam buku direksi, tulisnya.
namun ketika di sebutkan para pekerja dilokasi ditemukan tidak dilengkapi APD hanya ada dua-tiga orang yang hanya memakai helm safety, ia menjawab, Jujur saya pun kadang kewalahan mengarahkan pekerja untuk pakai APD, dengan berbagai alasan, hareudang lah, karagok lah bilangnya tuh, padahal APD sudah disediakan, tulisnya lagi.
Resty Ap.
Proyek Pembangunan Jembatan Cilalay Milik DPU Kab Sukabumi Yang Bernilai 7,2 M Diduga Kuat Abaikan K3






















