Sukabumi – Kabarpubliknews.com, Rohmat Hidayat Ketua Umum Laskar Pasundan Indonesia Mengatakan kepada pihak media, terkait aksi damai yang di gelar depan gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, untuk meminta Ketua DPRD dan Badan Kehormatan Dewan Kabupaten Sukabumi, guna membahas terkait dugaan adanya oknum anggota DPRD yang diduga keras selewengkan dana bantuan ketahanan pangan untuk kelompok pada be-berapa kecamatan, kamis (14/12/2023) di pelabuhan ratu.
Lanjut Rohmat katakan, Aksi yang digagas kali ini tidak hanya tentang dugaan penyelewengan anggaran dana bantuan untuk kelompok ternak Domba saja, tetapi ad juga dugaan-dugaan yang lain, seperti yang berkaitan dengan perealisasian Pokir, yang di sinyalir ada ketidak sesuaian dengan spek, hingga diduga banyak sekali anggaran yang dititipkan oleh Anggota DPRD ke beberapa dinas, terutama pada sektor infrastruktur, sehingga kita miris dengan fakta di lapangan yang kami temukan, tampak adanya dugaan pengerjaan asal asalan “cetus Rohmat
Untuk itu juga pihak Lpi juga menyesalkan dengan sikap mereka hari ini, dengan tidak ada satu pun anggota DPRD yang menemui masa aksi yang mana jelas dugaan Lpi itu beralasan.
berbicara untuk rakyat, dan demi kepentingan rakyat itu hanya terjadi pada saat kampanye saat ingin menjadi wakil rakyat saja, ternyata setelah mereka menjabat jangankan memiliki visi dan misi yang bisa mensejahterakan rakyat, ketika masyarakat datang saja untuk bertemu guna membahas terkait persoalan yang diduga dapat merugikan rakyat, ternyata mereka seakan tidak peduli dan tidak butuh rakyat, seakan akan mereka ngumpet dan tidak mau menemui dengan alasan kegiatan.
Yang padahal aksi ini sudah jauh-jauh hari di beritahukan, akan tetapi mereka menganggap permasalahan yang berhubungan dengan rakyat dipandang sepele, cetusnya.
namun demikian, Lpi juga tidak lupa akan mendesak inspektorat dan APH untuk memeriksa seluruh kegiatan pokir yang di titipkan DPRD pada beberapa Dinas, yang mana besar dugaan hanya dijadikan ajang meraup keuntungan dan kepentingan mereka saja, karena jelas di lapangan kita temukan termasuk yang hari ini kita suarakan ini juga masih tentang pokir ketahanan pangan, imbuhnya.
Lpi meminta kepada APH agar segera memanggil dan memeriksa oknum anggota DPRD inisial R, yang diduga keras telah melakukan tindakan melawan hukum, yang berkaitan dengan dugaan merugikan keuangan negara, Lpi juga berjanji akan segera menggelar aksi jilid II dan seterusnya sampai oknum tersebut di periksa dan di proses APH, tegasnya.
“Saya Pastikan, Kami akan datang lagi untuk aksi jilid II sampai dengan oknum tersebut di periksa APH dan pihak DPRD Kabupaten Sukabumi mau menemui kami, dan juga kami akan terus aksi sampai APH memeriksa seluruh kegiatan di DPRD mulai dari Pokir sampai anggaran anggaran lain, apalagi anggaran operasional kerja mereka” pungkasnya.
(Resty Ap)
Tidak Ada Satu Pun Anggota Dewan Saat Diminta Bertemu Rakyat Untuk Diskusi, Terkait Dugaan Adanya Oknum Anggota DPRD yang Diduga Keras Selewengkan Dana Bantuan Ketahanan Pangan






















