Tiga Kelompok Ternak Domba Di Kec Surade Mengaku Tertipu, Uang Buat Belanja Domba Digondol Sang Oknum

Sukabumi – Kabarpubliknews.com, ulah seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PAN berinisial RR yang diduga telah melakukan kebohongan terhadap sejumlah kelompok penerima manfaat, dengan mengondol uang bantuan ternak domba milik tiga kelompok dari kecamatan Surade.

dengan bangga dan percaya diri sang oknum dapat meyakinkan sejumlah ketua kelompok yang baru saja usai mencairkan uang dari bank, sehingga dengan alasan dan setailnya sang oknum akhirnya dapat memperdaya korbannya yang tidak lain adalah para kelompok tadi.

dikatakan para kelompok kepada wartawan, pada hari pencairan ada oknum yang mengaku anggota dewan dari DPRD kabupaten Sukabumi, oknum itu juga mengaku sebagai fraksi salah satu partai yang membidangi program peternakan, yang juga mengaku sebagai mitra kerja dinas dinas peternakan, lalu oknum itu meminta uang dana bantuan ternak domba dari tiga kelompok yang ada di kecamatan Surade, untuk segera menyerahkan uang itu kepada dirinya, dan selanjutnya uang itupun saya serahkan, ujar salah satu kelompok.

” Saya selaku ketua kelompok merasa kecewa, karena sampai hari ini kurang lebih dua bulan lamanya, domba bantuan itu tidak kunjung datang” kata salah seorang ketua kelompok Samas Kepada Wartawan, Minggu (10/12/2023).

Padahal kata dia, sebelumnya tidak ada kesepakatan atau perjanjian apa pun dengan oknum anggota dewan berinisial RR itu. Bahkan dengan penuh percaya diri, dia mengaku sebagai mitra kerja Dinas Peternakan. Sehingga para ketua kelompok percaya saja dengan mulut manis sang oknum yang ternyata musang berbulu domba.


“Karena dia mengaku anggota Fraksi PAN yang membidangi sektor peternakan, ya waktu itu kami percaya saja, namun setelah satu bulan kami menunggu kiriman domba tidak kunjung datang, sehingga kami curiga dan sadar, kalau kami telah menjadi korban tipu daya oknum, dan Kecurigaan kami makin kuat dan cukup beralasan ketika Desember ini, kiriman domba tidak ada realisainya.

Karena pada bulan Oktober lalu bantuan tersebut harus sudah ada di tangan para kelompok,” kata dia.

Sementara ketiga kelompok yang diduga telah menjadi korban keserakahan pelaku, terdiri dari Poktan Cibungur, Poktan Babakan Panjang Desa Buniwangi, dan Poktan Sukasirna Desa Pasiripis.

ditemui secara terpisah, H.Dadang ketua kelompok Babakan Panjang Desa Buniwangi juga memberikan pengakuan yang sama.
“Saya selaku ketua kelompok merasa kecewa, karena bantuan bibit domba sampai hari ini sudah lebih dari dua bulan lamanya, ternya domba yang akan dikirim masih belum juga,” ujarnya.

diceritakan H.Dadang awal mula kejadiannya, uang diambil oleh oknum tersebut, usai pencarian dari bank, tanpa basa-basi lagi uang langsung dipinta oleh oknum legislatif yang akan mencalonkan diri menjadi dewan di tingkat provinsi.

“Saya menduga, dia memiliki kepentingan pribadi di luar sepengetahuan dinas. Soalnya dari dinas peternakan sudah melakukan kunjungan untuk melakukan monev, Ya Kami jelaskan saja apa adanya kepada pihak dinas,” kata Dadang

Masih kata Dadang, uang di serahkan di Alfamart depan bank BJB Surade di saksikan oleh 6 orang anggota kelompok masing-masing 2 orang dari tiga kelompok tersebut.

Bahkan saat serahterima uang, tidak di lengkapi dengan kwitansi, saat itu masing-masing kelompok cuma dikasih uang masing-masing Rp 2 juta, dari permintaan untuk pembuatan kandang sebesar Rp 6 juta rupiah,

dari awal kami sering melakukan konfirmasi kepada oknum itu, saya hubungi melalui telepon selulernya, namun oknum dewan RR tak pernah menerima telepon, melalui chat WA juga tidak ada respon, sehingga kami menilai kalau oknum itu tidak berniat baik, karena demikian maka untuk langkah selanjutnya, kami para kelompok akan melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian, tandasnya.(Red)

(Resty Ap)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *