Sukabumi || Kabarpubliknews.com –
Pemerintah Desa Mekarjaya Kecamatan Warungkiara Kabupaten Sukabumi Jabar, benar-benar memanfaatkan dana desa untuk peningkatan ekonomi masyarakat, perbaikan jalan berupa rabat beton yang berlokasi di Dusun Bojongkalong yang mana akan menghubungkan antara RT 001 RW 001, dari sumber dana desa tahap dua tahun anggaran 2023 ini sedang dilaksanakan.
Tujuan diperbaiki jalan tersrbut, untuk memajukan perekonomian bagi masyarakat, dan masyarakat pun cepat tanggap untuk pembangunan ini, dengan telah terealisasinya pembangunan jalan rabat beton, agar aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah dan lancar pengguan berkendara atau pejalan kaki. Kamis (10/08/3023).
Antara lain, memperlancar hubungan dan komunikasi dengan tempat lain, mempermudah pengiriman sarana produksi ke perkampungan mempermudah pengiriman hasil produksi ke pasar, baik yang di desa maupun dari luar daerah, meningkatkan jasa pelayanan sosial, termasuk kesehatan, pendidikan dan penyuluhan.
Tetapi harapan masyarakat itu dipatahkan dengan dugaan pengerjaan asal asal jadi dilapangan, ketika dikonfirmasi salah satu warga masyarakat setempat ( 45)
namun yang enggan di sebut namanya,”
Pekerjaan itu pas didepan rumah saya, dalam hal ini, jujur saja saya tidak puas dengan pengerjaan yang ada, halnya dalam ketebalan rambat beton 10 cm, namaun pada paktanya saya ukur ketebalan hanya 7 cm, berarti 3 cm sengaja di hilangkan.
Pasalnya, anggaran tersebut untuk membangun desa tersebut, dalam hal ini saya wajar mengadukan ini karena saya warga setempat, bahkan sekaligus penerima manfaat, dalam hal ini jelas jelas bukti saya sudah ukur ketebalannya.
Terlebih, banyak infrastruktur yang sekarang dibangun di 2023 baik pekerjaan jalan atau jembatan misalnya, menurut saya cukup wah dalam alokasikan anggarannya, namun sangat di sayangkan dan dipastikan semua hanya berupa pisik tetapi kualitas tidak dipikirkan.
Saya berharap kewenangan monev intansi terkait segera meninjaunya, bahkannya lagi hak monev saya juga sepantasnya, ini bukan uang mereka tetapi, ini penting di keritik agar roda pemerintahan desa yang hari ini pejabat kadesnya hati hati dalam regulasikan anggarannya, yang memang dipikirkan keuntungan dalam proyek,” cetusnya.
Menambahkan Lpi bidang informasi publik (42) menyampaikan,” pihaknya perlu di tanggapi terkait disampaikan tokoh warga setempat, bisa kemungkinan bener dilapangan dalan penerapan kurang memuaskan, hal tersebut perlu di cek kelokasi oleh kita selaku eksternal kontrol sosial, dan konfirmasi kepada pemdesnya,
Jika mencermati papan informasi 500 M x 1 M x 0,10 M. (panjang X Lebar X Ketebalan ), tapi itu sudah di ukur ketebalan hanya artinya tujuh centimeter, artinya berbeda dilapangan dengan rencana, jika seluruh volume rata rata tujuh jelas jelas tiga centimeter dugaan dihilangkan, dengan demikian hal ini perlu di kroscek dilapangan lebih menyeluruh kepada nilai kualitas,” tutupnya.
- Reporter : Muhtar Bt
- Editor : TBW






















