AKBP Imron Ermawan Wakapolresta Bandung, Dalam Acara Jum’at Curhat Yang ke – 25, Menampung Aspirasi Masyarakat di Desa Bojong Kunci

Bandung (KPN) – Kapolresta Bandung yang di wakili Wakapolresta Bandung AKBP Imron Ermawan,bersama Polsek Pameungpeuk Kabupaten Bandung Kompol Imron Rosyadi S.Ag.,Kodim 0624 Danramil 2405 Pameungpeuk Kapt Inf Agus Fauzi,di bantu dengan Forkopimcam Pameungpeuk,serta para pemerintahan Desa Bojong Kunci,adakan acara Jum’at curhat menampung aspirasi juga keluhan Masyarakat Desa Bojong Kunci kepada pihak Kepolisian,bertempat di Aula Gor Desa Bojong Kunci Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Bandung,Jum’at 28/7/2023.

Untuk menampung Aspirasi Masyarakat juga menjawab semua curhatan di Masyarakat terkait dengan pihak kepolisian,Polresta Bandung bersama jajaran Polsek Pameungpeuk menggelar acara Jum’at curhat,yang bertujuan edukasi kepada masyarakat tentang apa – apa yang menyangkut tentang pelanggaran juga keluhan Masyarakat terkait dengan maraknya Bank Emok di Masyarakat.

Bacaan Lainnya

Seperti yang di katakan Wakapolresta Bandung AKBP Imron Ermawan,” Kita hadir disini bersama kepolisian polsek Pameungpeuk Kapolsek Pameungpeuk Kompol Imron Rosyadi S.Ag.,juga dari TNI ( Koramil ),banyak yang di sampaikan oleh warga salah satunya adalah pembuatan SIM,Miras,Patroli,termasuk tentang yang lagi Viral Al – Zaitun,yang terutama tentang maraknya Bank Gelap ( Bank Emok ),alhamdulilah semua bisa kita jawab,” Terang Imron Ermawan

Dan untuk kedepannya seperti yang di katakan tadi kepada Masyarakat,baik Desa maupun Kecamatan yang pingin lebih luas lagi dalam pencerahan bisa menyampaikan langsung ke Polsek atau Polres biar nanti kita bisa hadir dengan semua pungsi untuk memberikan pencerahan di Desa Bojong Kunci ini.” Ungkap Imron Ermawan lagi

Yang lebih banyak di tanyakan warga yang menonjol secara Normatif,tapi yang lebih di pertanyakan adalah salah satunya tentang pembuatan SIM dan Bank Gelap ( Bank Emok ),yang sekarang ini lagi merajalela di Masyarakat.Seperti yang saya sampaikan tadi bahwa yang namanya Bank Emok ini tidak akan terjadi kalau tidak ada simbiosis modalisasi kebutuhan dari Masyarakat itu sendiri,yang mengambil pinjaman dan setelah menerima akhirnya mereka jadi merasa terjerat.” Papar Imron Ernawan

Di akhir wawancaranya Wakapolresta Bandung AkBP Imron Ernawan menyarankan kepada Masyarakat ” Saran dan himbauan kami Masyarakat agar lebih selektif,bahkan perlu menghindari dari meminjam kepada orang – orang yang seperti itu,tapi sekali lagi tergantung pada Masyarakat itu sendiri,dan bila mana Masyarakat merasa terintimidasi dan merasa itu termasuk pidana silahkan untuk melapor ke polsek atau polres untuk bersama membedah kasus apakah itu pieana atau perdata.

Dan semoga saja dengan adanya jum’at curhat ini Masyarakat agar lebih memahami dan berhati – hati agar tidak terjebak dengan masalah itu,dan lagi tentang maraknya miras alhamdulilah dari pihak kepolisian juga TNI serta Desa dan Kecamatan semua lagi berjalan dan alhamdulilah tidak terdengar lagi tentang maraknya minuman keras .” Pungkas AKBP Imron Ermawan

 

  • Sumber : Junaedi
  • Editor    : TBW

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *