Tim Gabungan Polres Kampar Tangkap Tiga Pelaku Begal dan Penadah

KAMPAR (KPN) – Tim gabungan yang terdiri dari Tim Opsnal Satreskrim Polres Kampar di back up Tim Opsnal Jatanras Polda Riau, Tim Opsnal Polres Pelalawan dan Unit Reskrim Polsek Tapung Hulu berhasil menangkap 3 pelaku begal (Pencurian dengan kekerasan) serta penadahnya.

Kejadian ini terjadi pada Minggu (9/4/2023) lalu sekira pukul 12.10 WIB di Jalan Afdeling III Rayon A Desa Danau Lancang PT Kampar Indo Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar.

Bacaan Lainnya

Pelaku berinisial ZS (51) warga Desa Lubuk Agung Kecamatan Bandar Sei Kijang Kabupaten Pelelawan, MS (31) Desa Pangkalan Kerinci Barat Kecamatan Pangakalan Kerinci Kabupaten Pelelawan dan PO (48) warga Desa Sungai Agung  Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar.

Barang bukti yang diamankan sepeda motor Honda Beat warna Abu-abu dengan BM 3195 CAB, sepeda motor Honda Beat warna Biru tanpa nomor polisi, Plat BM 3002 OF di dalam jok motor, 2 senapan angin 33 butir peluru kaliber, 2 pasang sepatu, baju kameja warna Abu-abu, HP Vivo warna Cream, Handphone Oppo CPH 2015, tas sandang kulit warna cokelat, kartu Pers DPP Komnas WI.

Pelapor atau korban adalah NP (36) dan SR warga Dusun III Sei Pabaso Desa Danau Lancang Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar.

Peristiwa ini berawal Minggu tanggal 9 April 2023 sekira pukul 12.10 WIB, korban sedang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna Biru putih BM 3002 OF berboncengan dengan anaknya. Setiba di lokasi kejadian Simpang Tiga Jalan Poros Afdeling III rayon A PT Kamparindo, korban dihadang oleh 2 orang laki-laki yang tidak dikenal.

Satunya dari depan memukul kepala korban dengan menggunakan kayu, ketika korban terjatuh seorang dari belakang berteriak kepada pelapor ‘jangan bergerak’ sambil menodongkan senjata pistol kecil ke kepala korban.

Kemudian seorang pelaku membawa korban dan juga anaknya menuju perkebunan kelapa sawit yang jaraknya 150 (seratus lima puluh) meter dari tempat kejadian awal. Pelaku kemudian memisahkan korban dengan anak jarak 10 (sepuluh) meter dan pelaku yang beruban menyetubuhi korban dengan paksa.

Setelah itu, korban dan anaknya digabungkan dan diikat jadi satu ikatan tali tambang. Kemudian para pelaku pergi melarikan diri membawa sepeda motor berikut handphone korban.

Selanjutnya anak korban berusaha melepaskan tali ikatan, setelah terlepas korban dan anaknya berjalan kaki meminta bantuan ke Pos Security terdekat. Kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tapung Hulu.

Setelah dilakukan penyelidikan, Senin (1/5/2023) kemarin sekira pukul 12.00 WIB, tim gabungan mendapatkan informasi para pelaku pencurian dengan kekerasan (begal) berada di Desa Lubuk Agung Kecamatan Bandar Sei Kijang, Kabupaten Pelelawan.

Atas informasi tersebut tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi. Tim berkoordinasi dengan anggota Bhabinkamtibmas Polsek Bandar Sei Kijang dan melakukan maping lokasi terhadap terduga pelaku.

Sekira pukul 19.00 WIB, tim berhasil mengamankan pelaku ZS di Pos Bhabinkamtibmas Desa Lubuk Agung. Kemudian tim melakukan pengembangan dan sekira pukul 21.00 WIB, tim berhasil mengamankan MS di rumahnya yang merupakan teman ZS saat melakukan perbuatannya begal di Tapung Hulu.

Hasil interogasi yang didapat dari ZS, pelaku mengatakan senjata api yang digunakan merupakan senjata mainan dan setelah melakukan aksinya langsung dibuang ke rawa-rawa yang tidak di ketahui lokasinya oleh pelaku ZS.

Kapolres Kampar, AKBP Didik Priyo Sambodo SIK melalui Kasat Reskrim AKP Aris Gunadi SIK MH mengatakan bahwa para pelaku menjual sepeda motor tersebut kepada PO seharga Rp 2.000.000,- (dua juta rupiah).

“Kemudian kita langsung menangkap pelaku PO yang merupakan penadah hasil curian itu,” jelas Kasat.

Pelaku ZS membagikan hasil jual sepeda motor itu kepada MS Rp 800.00,- (delapan ratus ribu rupiah) dan Handphone korban dijual di daerah Langkat, Sumut dengan harga Rp 500.000,- (lima ratus ribu rupiah).

“Pelaku ZS ini juga pernah sendiri melakukan aksinya di Jalan SMAN 3 Desa Segati Kecamatan Langgam Kabupaten Pelelawan dan di Daerah PT Ivo Mas Kecamatan Kandis Kabupaten Siak,” ungkap Kasat Reskrim.

Ditambah Kasat, kemudian kita melakukan pengembangan lagi terhadap pelaku penada PO itu dan dari hasil introgasi pelaku PO ini, ia mengakui membeli sepeda motor tersebut pada ZS.

“Pelaku PO bersama barang bukti langsung diamankan di Polsek Tapung Hulu,” tegas Kasat Reskrim Polres Kampar, AKP Aris Gunadi SIK MH.

 

(ES/HPK)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *