Tekan Inflasi Daerah Menyongsong Idul Fitri, Pemda Kampar Kembali Gelar Pasar Murah

KAMPAR (KPN) – H – 6 menjelang Idul Fitri 1444 H, Pemerintah Kabupaten Kampar masih menggelar pasar murah untuk masyarakat di halaman Kantor Desa Alam Panjang Kecamatan Rumbio Jaya, Sabtu (14/4).

Pj Bupati Kampar, Dr H Kamsol MM diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kampar Suhermi ST yang juga merupakan Sekretaris Tim Penanggulangan Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Kampar didampingi oleh Sekretaris Dinas Koperasi, Perdagangan dan UMKM Kabupaten Kampar Azman gelar pasar murah untuk masyarakat Desa Alam Panjang Kecamatan Rumbio Jaya. Hadir mendampingi Kepala Desa Alam Panjang Mas’adi serta perwakilan dari Bulog Kabupaten Kampar.

Bacaan Lainnya

Dalam Arahannya Suhermi ST menyampaikan bahwa ada beberapa cara penanganan dari penenggulangan inflasi di daerah yaitu dengan melaksanakan operasi pasar dan pasar murah. Hal ini dilakukan sesuai dengan Instruksi Kemendagri RI dalam rangka mengendalikan inflasi daerah.

“Operasi Pasar dan Pasar Murah bertujuan sebagai pemantau dari ketersediaan stok dan pengendalian harga, apalagi dalam menghadapi hari-hari besar yang menuntut tingginya kebutuhan dalam masyarakat,” ujar Suhermi ST.

Suhermi ST juga mengatakan bahwa 9 (sembilan) bahan pokok di Kabupaten Kampar dalam pendistribusiannya dapat dikatakan lancar dan terkendali. Namun demikian ditekankan juga bahwa pasar murah ini tidak boleh dijadikan sebagai untuk menumpuk stok, untuk itu cermat dalam menggunakan bahan pokok sesuai dengan kebutuhan. Sehingga pasar murah dapat dilaksanakan merata dan menjangkaui semua masyarakat. Setelahnya Asisten II Setda Kampar berkenan secara simbolis menyerahkan paket pasar murah berupa sembako kepada perwakilan masyarakat.

Untuk Desa Alam Panjang sendiri, pasar murah kali ini Pemda Kabupaten Kampar bersama Buloq menyediakan 250 paket yang masing-masing paket terdiri atas Telur 30 butir, Minyak Goreng kemasan 1 Liter, Gula Pasir 1 Kg dan Beras sebanyak 5 Kg, yang mana masyarakat hanya menebus dengan harga Rp. 92.000,- dari harga normal di pasar biasa Rp. 153.000,-. Hal ini dapat dilakukan dikarenakan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar mampu mensubsidi Bahan Pokok sebesar Rp. 50.000,- perpaket dan subsidi transportasi senilai Rp. 11.000,-, total subsidi dari satu paket tercatat sebanyak Rp. 61.000,-.

Dengan demikian Pemda Kabupaten Kampar telah mengupayakan penanggulangan inflasi di Daerah Kabupaten Kampar dengan menindaklanjuti indikasi adanya kenaikan harga bahan pokok. Selain itu diketahui program lainnya Pemda Kabupaten Kampar juga telah menggelontorkan bantuan pangan nasional 10 kg beras per KK disebar di Wilayah Kabupaten Kampar.

 

(ES/Diskominfo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *