Dipertanyakan: Siapa “Mafia Pancoran” yang Disebut Plt Bupati Cilacap dalam Pidato Malam Tasyukuran HUT RI?

CILACAP, Kabarpubliknews.com – Suasana malam resepsi peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 tingkat Kabupaten Cilacap, Kamis (14/8/2026) berlangsung khidmat namun meninggalkan pertanyaan menarik bagi hadirin dan masyarakat luas. Dalam pidatonya, Plt Bupati Cilacap tidak hanya mengucapkan syukur atas kemerdekaan bangsa, tetapi juga melontarkan istilah tajam “mafia asal Pancoran” yang diduga ikut campur urusan pengelolaan klub kebanggaan daerah, PSCS Cilacap.

Di hadapan jajaran Forkopimda, kepala instansi pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta ratusan warga dan suporter sepak bola yang hadir, Plt Bupati menegaskan tekad kuatnya membersihkan Kabupaten Cilacap dari segala bentuk praktik merugikan yang menghambat kemajuan daerah.

Bacaan Lainnya

“Saya ingin Cilacap benar-benar merdeka dari segala bentuk penjajahan, termasuk praktik mafia bisnis apa pun bentuknya,” tegasnya dengan suara tegas yang disambut perhatian penuh seluruh hadirin.

Sorotan Khusus ke Pengelolaan PSCS Cilacap

Poin yang paling menarik perhatian muncul saat pembicaraan beralih ke dunia olahraga, khususnya sepak bola yang menjadi kebanggaan warga Cilacap. Plt Bupati mengajak seluruh suporter untuk bersatu padu mendukung PSCS Cilacap yang dikelola secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Cilacap, bukan dipengaruhi kepentingan kelompok tertentu.

“Saya mengharapkan satu hal: seluruh suporter sepak bola harus bersatu mendukung putra daerah yang bertanding di liga, klub yang dikelola pemerintah kabupaten sendiri,” ujarnya.

Kemudian ia langsung menyoroti adanya upaya campur tangan pihak luar yang tidak berkepentingan masuk ke lingkungan manajemen PSCS. Secara spesifik ia menyebutkan: “Bukan oleh mafia asal Pancoran yang kemudian orang-orangnya berusaha melamar dan menduduki jabatan manajemen di sana.”

Kalimat ini langsung disambut tepuk tangan meriah dan sorakan setuju dari hadirin, sekaligus memunculkan pertanyaan bersama: Siapa sebenarnya sosok atau kelompok yang dimaksud sebagai Mafia Pancoran itu? Apa kepentingan mereka hingga diduga ingin menguasai pengelolaan PSCS Cilacap? Hingga saat ini belum ada penjelasan rinci lebih lanjut mengenai identitas yang dimaksud.

Siap Menjadi Garda Terdepan Jaga Martabat PSCS

Tidak hanya melontarkan kritik, Plt Bupati juga memberikan jaminan tegas bahwa pihaknya tidak akan membiarkan kepentingan kelompok pribadi merusak nama baik sepak bola daerah.

“Saya tegaskan: saya akan berada di garda paling depan melindunginya. Sepak bola Cilacap adalah harga diri dan martabat seluruh warga kabupaten ini. Saya juga menjamin tersedianya kepastian hukum bagi PSCS Kabupaten Cilacap agar bisa berkembang sehat dan berprestasi,” janjinya.

Di akhir sambutan yang penuh semangat nasionalisme itu, Plt Bupati memanjatkan doa agar seluruh upaya pembangunan dan persatuan mendapat ridho Allah SWT.

“Semoga Cilacap ke depan semakin berkembang maju, tetap bersatu, berbudaya, adil, serta makmur dan sejahtera bagi seluruh rakyatnya,” tutupnya.

Sampai berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari Pemerintah Kabupaten Cilacap terkait identitas pihak yang disebut sebagai mafia tersebut, serta langkah konkret yang akan diambil agar PSCS Cilacap benar-benar terbebas dari campur tangan kepentingan asing yang merugikan. (Nover)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *